07 March 2014

Gajah Mada 1


imagebam.comDownload (PDF)
| DropBox4shared |

Download (EPUB)
| DropBox | 4shared |

Sejarah adalah guru kehidupan. Sosoknya yang usang justru kerap memberi ilham pencerahan. Pembacaan atas sejarah dapat mempertemukan manusia dengan segenap kearifan. Pada titik paling spektakuler, sejarah yang terangkum dalam karya Ilahiah
bernama kitab suci, bahkan mampu mengantarkan manusia tunduk di haribaan Tuhannya atas nama keimanan.

Fiksi, sebagai karya seni boleh saja lahir dan besar dari ranah imajinasi. Akan tetapi, arti penting karya fiksi bagi pembentukan dan pelestarian peradaban tidak dapat dikecilkan hanya karena ia menyandang label sebagai buah imajinasi.

Imajinasi dalam novel-novel Jules Verne mampu membimbing ilmuwan semacam J.D. Watson menemukan DNA, Auguste Pichard menemukan lampu neon. Penemuan-penemuan lain seperti balon udara, kapal selam nuklir, hujan buatan, dan rudal, sedikit banyak berutang pada imajinasi Verne.
Keteguhan pada komitmen-komitmen moral yang kemudian diekspresikan melalui karya fiksi jualah yang membuat orang-orang semacam Pramudya Ananta Toer, Gao Xingjian, dan Boris Pasternak tergusur dari kesempatan menjalani hidup secara wajar. Atas nama karya fiksi tokoh-tokoh ini harus rela hidupnya dinistakan dengan segala kenelangsaannya.

Sejarah dan fiksi, dua hal besar, penting, kadang ekstrem, bahkan tidak masuk akal. Lantas, kemungkinan seperti apa yang bakal lahir dari sintesis dua hal dahsyat ini? Pasti, bukan hal yang remeh-temeh, apalagi kosong.

Gajahmada dan Majapahit adalah ikon yang akan selalu hadir dalam pentas sejarah panjang perjalanan bangsa ini. Hanya, barangkali tidak terlalu banyak yang mengetahui bahwa di balik dua nama besar ini tersimpan kisah amat memesona, penuh gejolak, dan menggugah.

Fakta sejarah inilah yang ditautkan dengan fiksi sehingga lahir sebuah epos berjudul Gajahmada. Eksplorasi kesejarahan ini akan mengabarkan kepada Anda bahwa nama besar Majapahit bukan hanya terbangun karena luas wilayahnya, ketangguhan Gajahmada, pemerintahan Raden Wijaya, atau Jayanegara. Di balik segala kemegahan itu ada pasukan elite bernama Bhayangkara yang sumbangsihnya membuat kita mengenal Majapahit dengan segala kebesarannya seperti sekarang ini.

Semoga karya ini mampu menjadi �teman� bagi Anda yang ingin melakukan pembacaan sejarah dan menghikmati kearifan di dalamnya karena hidup manusia mestinya adalah sebuah hidup yang menyejarah.

0 comments:

 

Sample Text